Hubungi Kami
Tips dan Edukasi

Bahan Pakan Sumber Karbohidrat untuk Ternak Ruminansia

Oleh Nama Penulis - 05 April 2026
213 kali dilihat

Dalam usaha peternakan ruminansia seperti sapi, kambing, dan domba, manajemen pakan menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan produksi. Pakan tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga berperan dalam mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ternak.

Namun, masih banyak peternak yang belum memahami secara menyeluruh tentang kandungan nutrisi dalam bahan pakan, termasuk sumber karbohidrat yang menjadi komponen penting dalam ransum harian. Oleh karena itu, diperlukan edukasi mengenai jenis bahan pakan, kandungan nutrien, serta cara penggunaannya agar lebih efektif dan efisien.

Sumber karbohidrat dalam pakan ternak umumnya berasal dari bahan dengan kandungan protein kasar kurang dari 20% dan serat kasar kurang dari 18%. Bahan-bahan ini bisa berasal dari biji-bijian, limbah pengolahan, umbi-umbian, hingga produk sampingan industri pangan.

1.  Dedak Padi

Salah satu bahan yang paling umum digunakan adalah dedak padi. Dedak padi merupakan hasil samping dari proses penggilingan padi yang jumlahnya cukup melimpah di Indonesia. Kandungan nutrisinya meliputi protein kasar sekitar 9–12%, pati 15–35%, lemak 8–12%, dan serat kasar 8–11%. Meskipun kaya nutrisi, penggunaannya perlu dibatasi karena kandungan seratnya yang cukup tinggi.

2.  Pollard atau Dedak Gandum

Bahan berikutnya adalah pollard atau dedak gandum, yaitu limbah dari industri pengolahan tepung terigu. Pollard memiliki kandungan lemak sekitar 1,5% dan serat kasar sekitar 10%, sehingga cukup baik digunakan sebagai sumber energi tambahan bagi ternak ruminansia seperti sapi, kambing, dan domba.

3.  Singkong/Onggok

Selain itu, singkong dan turunannya seperti gaplek dan onggok juga menjadi sumber karbohidrat yang sangat potensial. Singkong memiliki kandungan karbohidrat tinggi dengan serat kasar sekitar 4,15%, lemak kasar 1,51%, dan protein kasar sekitar 3,3%. Bahan ini sering digunakan sebagai pakan alternatif karena mudah didapat dan relatif ekonomis.

4.  Tepung Roti

Tidak kalah penting, tepung roti atau tepung biskuit juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan. Bahan ini berasal dari limbah industri roti dan biskuit yang tidak layak jual. Kandungan karbohidratnya cukup tinggi, mencapai sekitar 70%, dengan protein kasar sekitar 9% dan lemak sekitar 9,5%, sehingga cocok sebagai sumber energi dalam ransum ternak.

Dengan memanfaatkan berbagai bahan tersebut, peternak dapat menyusun ransum yang seimbang sesuai kebutuhan ternak. Namun, penting untuk tetap memperhatikan takaran dan kombinasi pakan agar tidak menimbulkan gangguan pencernaan maupun penurunan performa ternak.

Pemilihan bahan pakan yang tepat merupakan langkah penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha peternakan. Sumber karbohidrat seperti dedak padi, pollard, singkong, dan tepung roti dapat menjadi alternatif yang ekonomis sekaligus bernilai nutrisi tinggi jika digunakan dengan benar.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi nusaqu.id/nusafeed atau hubungi tim kami