Hubungi Kami
Tips dan Edukasi

Jangan Salah, Bulu Domba Kusam Bisa karena Mineral

Oleh Nama Penulis - 21 August 2026
9 kali dilihat

Bulu domba yang terlihat kusam, mudah rontok, atau pertumbuhannya kurang baik sering kali langsung dikaitkan dengan cacingan. Padahal, kondisi tersebut tidak selalu disebabkan oleh parasit. Kekurangan mineral dalam pakan juga dapat memengaruhi kesehatan kulit dan kualitas bulu domba.

Mineral mikro seperti zinc dan tembaga memiliki peran penting dalam berbagai proses tubuh, termasuk pembentukan kulit, rambut atau bulu, metabolisme, serta fungsi darah. Karena itu, peternak perlu melihat kondisi bulu sebagai salah satu indikator untuk mengevaluasi kesehatan dan kecukupan nutrisi domba secara keseluruhan.

Bulu tersusun terutama dari keratin, yaitu protein yang juga menjadi komponen utama rambut dan kuku. Proses pembentukan jaringan tersebut membutuhkan dukungan nutrisi yang cukup. Zinc, misalnya, berperan dalam berbagai aktivitas enzim dan pembentukan kulit serta rambut. Sementara itu, tembaga berperan dalam pigmentasi, pembentukan hemoglobin, dan berbagai proses metabolisme. Kekurangan mineral tertentu dapat menyebabkan kualitas bulu menurun, termasuk bulu yang tampak kurang sehat atau mudah mengalami kerusakan.

Namun, bukan berarti setiap domba dengan bulu kusam pasti mengalami kekurangan mineral. Cacingan tetap perlu diperhatikan. Infeksi cacing saluran pencernaan dapat menyebabkan penurunan berat badan, pertumbuhan terhambat, anemia, dan kondisi tubuh yang menurun. Beberapa masalah parasit juga dapat membuat bulu atau rambut terlihat buruk.

Karena itu, penanganannya sebaiknya tidak hanya berfokus pada satu penyebab. Peternak perlu memastikan pengendalian cacing dilakukan sesuai kebutuhan dan program kesehatan ternak, sekaligus mengevaluasi kualitas pakan yang diberikan.

Jika pakan harian belum mencukupi kebutuhan mineral, premix mineral yang memang diformulasikan untuk domba dapat digunakan sebagai pelengkap. Pemberiannya harus mengikuti dosis dan petunjuk produk karena kebutuhan mineral setiap ternak dapat berbeda. Yang perlu diperhatikan, domba sangat sensitif terhadap kelebihan tembaga, sehingga suplementasi mineral tidak boleh dilakukan secara berlebihan.

Dengan pendekatan tersebut, peternak tidak hanya melihat bulu kusam sebagai masalah yang harus segera diobati, tetapi juga mencari penyebabnya. Cek kondisi tubuh, pakan, tanda-tanda parasit, dan kecukupan mineral secara bersamaan. Jika gejalanya menetap atau semakin berat, pemeriksaan oleh tenaga kesehatan hewan dapat membantu menentukan penyebab yang lebih tepat.

Bulu domba yang kusam memang bisa menjadi salah satu tanda adanya masalah kesehatan, tetapi tidak selalu berarti cacingan. Kekurangan nutrisi, termasuk mineral tertentu, juga dapat memengaruhi kualitas bulu dan kondisi tubuh.

Karena itu, perawatan domba sebaiknya dilakukan secara menyeluruh: menjaga program pengendalian parasit, memberikan pakan yang cukup dan seimbang, serta memastikan kebutuhan mineral terpenuhi dengan tepat. Dengan begitu, peternak dapat menjaga kesehatan domba sekaligus mendukung pertumbuhan dan kualitas bulunya.

Ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pakan dan pemeliharaan ternak?
Hubungi nusaQu melalui nusaqu.id.